Text
Falsafah Ekonomi Islam: Ikhtiar Membangun Dan Menjaga Tradisi Ilmiah Paradigmatik Dalam Menggapai Falah
Islam tidak hanya dipandang sebagai sebuah sistem hidup dan kehidupan (manhaj al-hayah), khususnya dalam bidang ekonomi, tetapi juga dipandang memiliki basis struktur keilmuan yang kuat. Buku ini berusaha menjelaskan filsafat ilmu dari ilmu ekonomi Islam. Untuk itu, pembahasan buku ini dibagi menjadi lima bab; Bab pertama, bab pendahuluan yang menjelaskan latar belakang ekonomi Islam yang diawali oleh beberapa fakta bahwa ekonomi Islam perlu dikembangkan, khususnya ilmu ekonomi Islam. Pada bab ini juga membahas pokok filsafat ilmu untuk membangun ilmu ekonomi Islam. Pokok filsafat ilmu tersebut adalah aspek ontologi, epistemologi dan aksiologi.
Bab kedua, membahas aspek basis ontologi ilmu ekonomi Islam. Ontologi Islam yang dibahas meliputi pandangan hidup (worldview) seseorang terhadap kehidupan ini. Bagaimana seorang muslim memahami metafisika, dan bagaimana menjalani kehidupan ini dengan memiliki paradigma yang benar. Untuk itu, pembahasan akan difokuskan pada beberapa konsep dasar, antara lain konsep mengenal Tuhan (Allah), konsep nubuwwah dan kerasulan, konsep manusia sebagai wakil Allah di muka bumi, konsep alam semesta, konsep agama.
Bab ketiga, membahas aspek epistemologi ekonomi Islam. Didalamnya terdapat pembahasan yang pada intinya menerangkan sumber-sumber ilmu pengetahuan (masdar `ilm) dan seperangkat alat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, termasuk ilmu ekonomi Islam. Pada bab ini pula akan dibahas peran ushul fiqh sebagai metode ilmiah-epistemik dalam tradisi Islam. Untuk mendukung bahwa Islam memiliki kerangka epistemologi, maka disampaikan epsitemologi Islam bayani, epsitemologi irfani, dan epistemologi burhani yang disampaikan secara ringkas dan padat.
Bab keempat, merupakan kelanjutan dari epistemologi Islam. Di mana untuk mendapatkan ilmu ekonomi Islam, diperlukan metode-metode yang tepat. Untuk itu dihadirkan berbagai pemikiran metodologi ilmu ekonomi Islam. Beberapa pemikiran metodologi yang disampaikan antara lain M. Fahim Khan, Abdul Mannan, Akram Kahn, Muhammad Anwar, Irfan ul-Haq, dan Monzer Kahf. Pada bab ini, penjelasan ilmu ekonomi Islam lebih mendapatkan porsi banyak. Karena, ini merupakan inti dari filsafat ilmu, yaitu menemukan kerangka ilmiah dalam membangun suatu ilmu pengetahuan termasuk ilmu ekonomi Islam.
Bab kelima, aksiologi ilmu ekonomi Islam. Pada bab ini dijelaskan praktek dan nilai-nilai yang tersosialisasikan dalam ilmu ekonomi Islam. Di dalamnya juga terdapat kritik serta perkembangan ilmu ekonomi Islam. Bab ini lebih berbicara aspek-aspek pragmatis ilmu ekonomi Islam seperti perbankan syariah dan lembaga keuangan syariah, zakat, ekonomi pembangunan, dan nilai-nilai teori lainnya.
Bab terakhir, bab penutup. Bab yang merangkum berbagai penjelasan yang telah dibahas untuk disimpulkan. Pada bab ini sebagai penekanan kembali kerangka berpikir bagi kita dalam memahami maupun mengembangkan ilmu ekonomi Islam yang berkelanjutan (body of knowledge) .
Tidak tersedia versi lain